DESIGN MACHINE ELECTRICAL CONTROL & ELEXTRICAL PANEL

1. DESIGN MACHINE ELECTRICAL CONTROL

Kemajuan suatu negara dapat dilihat salah satunya adalah dari pembuatan machine electrical control. Sebagai contoh adalah negara China dimana negara tersebut telah mampu membuat mesin-mesin yang dapat di-kontrol oleh peralatan-peralatan electronic. Jadi kuantitas dan kualitas product yang dihasilkan oleh suatu mesin di-garansi OK secara langsung oleh peralatan electronic tersebut dan kesalahan karena manusia dapat dikurangi.

Pada tahap awal mesin-mesin buatan China masih menggunakan electrical control manual, yaitu dengan relay-relay, begitu pula mesin-mesin buatan Jepang sehngga mesin-mesin China laku di pasar International terutama negara berkembang karena harganya jauh lebih murah

Contoh panel eletrical control manual

Untuk pembuatan mesin-mesin dengan electrical control manual sebenarnya perusahaan kontraktor mechanical & ekectrical Indonesia sudah sanggup. Tetapi masalahnya ada di pemasaran mesin-mesin buatan Indonesia & permodalan dari perbankan.

Bila anda ingin membuat mesin-mesin pabrik dengan elctrical control manual silahkan hubungi ke CV BINTANG JAYA TEKNIK e-mailL: syarif@bintangjayateknik.com HP 08176701870

2. DESIGN ELECTRICAL PANEL
Panel lisrik merupakan bagian yang sangat vital dalam ISO tentang K3,
karena bila ada masalah di dalam panel listrik bisa menimbulkan kebakaran atau bahkan membahayakan orang.
Contoh panel listrik untuk di dalam ruangan

Contoh panel listrik + AC untuk di dalam ruangan

Contoh panel listrik untuk di luar ruangan

Contoh panel listrik untuk di luar ruangann

Contoh panel listrik untuk di luar ruangann

Beberapa persyaratan panel listrik, yaitu
1. Panel listrik harus tidak boleh dimasuki air baik dari atas, karena air hujan, atau dari bawah karena banjir
2. Panel listrik harus terkunci atau tertutup, untuk menghindari orang atau binatang menyentuh komponen-komponen listrik di dalam panel
3. Panel listrik harus dilengapi dengan kipas atau AC (air Conditioning), bila ditempatkan di area yang panas
4. Panel listrik harus mempunyai grounding untuk membuang bila ada arus listrik yang bocor, misal ada short circuit atau hubungan pendek
5. Panel listrik disarankan mempunyai lampu penerangan bila sering digunakan malam hari
6. Panel listrik disarankan mempunyai indicator, misal pilot lamp, Voltmeter, Ampermeter, Kwhmeter, lampu emergency, sirene emergency
7. Kabel masuk dan keluar panel listrik harus dari bawah untuk menghindari air masuk ke panel melalui kabel
8. Ukuran kabel di dalam panel harus di atas nominal arusnya dengan tujuan untuk menghindari panas kabel yang berlebihan
. 8. Sikring, Fuse, MCB, NFB yang ada didalam panel, kapasitas arusnya harus sesuai nominal. Bila sikring atau fuse tidak putus atau trip pada saat arus nominalnya, maka bisa menimbulkan bahaya